Anas Sebut Anas Urbaningrum Tersangkut Dalam Kasus E-KTP

Anas Sebut Anas Urbaningrum Tersangkut Dalam Kasus E-KTP – Sidang kelanjutan masalah e-KTP kembali di gelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan bekas Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nazaruddin sebagai saksi pertama.

Pada kesaksiannya, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat ini membongkar keterlibatan keterlibatan atasannya di Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Menurutnya, Anas adalah pihak yang menyepakati proyek e-KTP dengan cara multiyears.

Menurut narasi Nazaruddin sesuai sama Berita Acara Kontrol, pada 2009, Ignatius Mulyono serta Mustokoweni menghadap ke Anas Urbaningrum. Ignatius serta Mustokoweni mesti memohon izin pada Anas sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat.

” Memberitahu proyek e-KTP. Keperluan aturan Rp 6 triliun lebih, saya lupa tentunya, dengan program multiyears mesti ada support dari fraksi yang terbesar di DPR, ” tutur Nazaruddin dihadapan majelis hakim masalah e-KTP.

Ketika itu juga Ignatius bercerita, dalam pengadaan proyek e-KTP ini, bakal dikawal oleh entrepreneur Andi Agustinus dengan kata lain Andi Narogong.

” Andi dibawa ke Fraksi Demokrat, ke lantai 9. Dia (Andi) menerangkan dianya yaitu relasi Kemendagri, serta memberikan keyakinan Anas kalau dia mampu menggerakkan e-KTP. Dia juga katakan, program ini dapat jalan bila ada support dari DPR serta Kemendagri, ” kata Nazaruddin waktu bersaksi di sidang masalah e-KTP.

Kemudian dibuatlah pertemuan pada Andi, serta pihak Kemendagri yang waktu itu diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Diah Anggraeni. Menurut Nazar, waktu pertemuan itu Diah menyepakati program e-KTP.

” Bu Diah narasi, pada akhirnya program e-KTP ini butuh di dukung, ” kata Nazaruddin.