Di Kira Jual Obat Terlarang Toko Pulsa Di Grebek Warga

Di Kira Jual Obat Terlarang Toko Pulsa Di Grebek Warga – Dikira jual obatan terlarang, toko pulsa serta aksesories Handphone di Jalan Raya Puspiptek, kecamatan Setu, Tangerang Selatan digerebek warga, Senin (23/7) malam. Perbuatan itu, pernah menghebohkan pemakai jalan yg melintas, lantaran ingin tahu dengan ada banyaknya saat yg mengerjakan penggerebekan di toko pulsa tersebut

Pemuda ditempat, Barri Assyarif menuturkan, warga ditempat udah lama mencurigai kehadiran toko berkedok penjualan pulsa itu. Lantaran kebanyakan yg ada ialah anak-anak remaja serta pengamen jalanan.

Dia mengira, kesibukan penjualan pulsa serta aksesories handphone yg dilaksanakan pemilik toko cuma buat mengelabui petugas serta warga lebih kurang. Lantaran awal kalinya, pada tahun 2017 terus, warga juga pernah menggerebek toko pengedar Tramadol serta Hexymer.

” Kami cermati kok ada yg tidak-pas. Nyata-nyatanya benar, keragua-raguan kami. Toko itu jual obat terlarang, ” kata Barri di area, Senin (23/7) malam.

Atas keragua-raguan itu, lantas warga yg ingin mengerjakan penggerebekan mengerjakan penyamaran, dengan berpura-pura mau beli obatan terlarang itu.

” Sehabis dipesan, benar ada serta sediakan, jadi secara langsung kami gerebek. Biar gak lagi jual di kampung kami, ” tegasnya.

Dari penggerebekan itu, warga mengamankan tiga orang yg ada didalam toko pulsa itu. M satu diantaranya yg dimintai info oleh warga, cuma terdiam merunduk. Dia lantas menghindari bila tokonya memberikan obat-obatan terlarang.

” Saya baru 1 minggu disini, itu memiliki kawan. Bila saya cuma berjualan aksesories serta pulsa, ” jelas M.

Oleh warga yg marah, lantas tiga orang itu, dibawa ke Mapolsek Cisauk buat pengecekan seterusnya. Sesaat dari ketiganya, warga mengambil satu kantong plastik ukuran tengah berisi Heximer serta Tramadol