Iringan Sombong Dan Rusak Mobil

Iringan Sombong Dan Rusak Mobil – Dunia maya di hebohkan dengan video iring-iringan pengantar jenazah yang berkendara ugal-ugalan. Iring-iringan itu berkendara tidak mematuhi jalan raya dengan melawan arus.

Tidak cuma itu, mereka yang memanfaatkan sepeda motor juga tidak memakai helm. Lebih kritis sekali lagi, iring-iringan itu dengan sombong menyebabkan kerusakan mobil orang yang lain.

Video yang diangkat account Instagram @putryaprilla ini melukiskan gerombolan pemotor yang melawan arus. Berdasarkan keterangan video yang ditulis @putryaprilla, mobilnya ditabrak oleh motor yang lagi tengah iring-iringan mengantar jenazah.

” Tempat di urip sumoharjo, Makassar. Korban tidak cuma mobil saya, namun mobil di muka saya juga (mobil juke) turut di tendang sama si pemeran. Jadi pemeran itu tdk memanfaatkan helm serta melawan arus lalulintas, spion saya berniat ditendang hingga hancur. Kebetulan saya lagi tengah merekam peristiwa itu jadi ada bukti.

Bukanlah yang bagaimana gimana sich, kok saya kecewa & marah ya ada orang kaya begini. Pengen nganter jenazah mesti banget tergesa-gesa? Mesti banget nendang mobil orang? Saya seseorang Muslim, namun setau saya tiada dalil yang mengajarkan seorang mesti berlaku sekian pas mengantar jenazah. Pengen nganter jenazah atau pengen begal orang ya?
.
.
Siapa saja kalian, orang berkendara lantas mesti mempunyai tatakrama ya, gabisa sembarangan buat peraturan semaunya saat.
.
.
Buat jalanan saja sendiri mas jikalau benar-benar gabisa ikutin peraturan yang ada.
.
Saya bener bener pingin tindak lanjuti orang orang yang mirip ini. Benar-benar benar-benar sangatlah merugikan orang yang lain. “

Video ini lantas menyebar luas di jagat maya. Account @polantasindonesia juga me-repost video itu. Warganet menyikapi dari beraneka bagian.

” Jikalau menurut gue sich itu benar-benar yg nendang bener2 keterlaluan. Jikalau mmg mesti pakai jalur yg berlawanan kan udah cukup di jalur paling kanan. Itu mobil mbaknya ada pada jalur tengah. Hhm, ” komentar @fateehhh.

” Di makassar emg gitu. Dlu mobil tante sy juga ditendang kaca spionnya, meski sebenarnya macet, mobil kiri kanan depan. Bagaimana pengen maju cobalah? Tu motor rombongan kawal jenazah tambah marah2 trus nendang kaca spion. Emg gitu di makassar pengen di kata sok2an jikalau ngawal jenazah. Rada2 sombong jikalau org sini oleh karena itu jikalau ada rombongan Jenazah gitu umum gw segera ambillah lajur paling kiri supaya kgk mengenai sepakan maut, ” catat @ivansapto_.

Memanglah, Undang-Undang No. 22 Th. 2009 terkait Lantas Lintas serta Angkutan Jalan udah mengatur kendaraan-kendaraan yang dikedepankan di jalan raya. Diantaranya yang tertuang dalam Pasal 134 butir (f) yaitu iring-iringan pengantar jenazah.