Kebakaran Hanguskan 200 Rumah, Seorang Ibu & 2 Anaknya Tewas

Kebakaran Hanguskan 200 Rumah, Seorang Ibu & 2 Anaknya Tewas – Kebakaran besar menyerang.menimpa Balikpapan, Kalimantan Timur awal hari barusan. Seputar 200 tempat tinggal hangus, menewaskan seseorang ibu bersama-sama 2 anaknya. Polres Balikpapan akan melibatkan Puslabfor Polri utk mengusut pemicu kebakaran.

Ke tiga korban tewas merupakan Sri Aminah (35) , serta 2 anak laki-lakinya, Dafa (7) juga Fauzan (3) . Ke tiga jasad diketemukan ditengah reruntuhan puing, ditengah usaha pendinginan pascapemadaman.

” Benar. Tiga orang wafat, ibu serta 2 anaknya. Ya, sangat (kabar sang ibu merupakan seseorang guru di Balikpapan) , ” kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, dilakukan konfirmasi merdeka. com, Jumat (5/1) .

Dalam tempo dekat, utk kuatkan penyelidikan, Polres Balikpapan akan melibatkan pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri utk laksanakan penyelidikan forensik di area peristiwa. ” Ya, kita bakal ikutsertakan serta minta Puslabfor Polri ya, ” kata Wiwin.

Kepolisian sendiri, belum pula dapat menyimpulkan pemicu kobaran barah sampai berkobar demikian hebat, ditengah pemukiman padat itu. Walaupun dikira, kobaran barah diakibatkan korsleting listrik.

” Banyak saksi yg di cek. Terdapat banyak versus, belum pula dapat kita yakinkan lantaran kembali lidik. Banyak narasi macam-macam, beda-beda, ” makin Wiwin.

Sesaat, dilakukan konfirmasi merdeka. com terpisah, petugas BPBD Kota Balikpapan Hendro menuturkan, ibu yg jadi korban wafat dalam moment itu, merupakan seseorang guru di Balikpapan.

” Ya, beliau seseorang guru (SD) di Balikpapan. Wafat berbarengan 2 anaknya, ” kata Hendro.

Di kabarkan terlebih dahulu, kebakaran berjalan di permukiman padat masyarakat, di Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, mulai waktu 00. 05 Wita awal hari barusan. Kobaran barah baru sukses dipadamkan seputar 5 jam lantas.

Tak kurang 200 tempat tinggal di 5 RT, ludes. Tidak hanya itu, yg memilukan, 3 orang diketemukan tewas ditengah puing, yg didapati menjadi ibu serta 2 anaknya.