Penyiraman Di Garis Polisi

Penyiraman Di Garis Polisi – Tindakan penyiraman air keras dirasakan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan pada Selasa (11/4) pagi sekira jam 05. 10 WIB atau sehabis salat Subuh. Waktu itu dia baru tuntas menunaikan salat Subuh di Masjid Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari pantauan di area, masjid itu cuma berjarak sekira 30 mtr. dari tempat tinggal Novel yg berwarna cream kuning serta bernomor T8.

Sesaat area penyiraman ada di depan suatu tempat tinggal bertingkat dua bernomor T10. Di ruangan penyiraman terpampang garis polisi.

Selama ini di area mulai di ramaikan mass media, tapi pihak keluarga mau pun aparat kepolisian cuma pernah ada serasi pagi hari tadi. Saat ini rata-rata ada dirumah sakit dimana Novel dirawat.

Diawalnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan terima teror berwujud penyerangan fisik. Muka Novel disiram air keras oleh seorang sehabis salat subuh berjamaah di masjid lebih kurang tempat tinggalnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Waktu ini Novel di ketahui lagi tengah menyidik perkara megakorupsi ktp elektronik atau E-KTP, yg merugikan negara Rp 2, 3 triliun.