Presiden Amerika Ingin Sekali Kunjungi Indonesia

Presiden Amerika Ingin Sekali Kunjungi Indonesia –Presiden Amerika Perkumpulan Donald Trump mengungkap hasratnya untuk bertandang ke Indonesia. Hal tersebut di sampaikan segera pada Presiden RI Joko Widodo di sela-sela pertemuan Bilateral di Hamburg, Jerman.

Seperti ditulis website resmi Gedung Putih, Sabtu 8 Juli 2017 siang saat setempat, Jokowi serta Trump terlibat perbincangan seputar tiga menit sebelumnya pertemuan bilateral berjalan.

BACA JUGAKunjungan Kenegaraan, Presiden Jokowi Bisa Ajak KeluargaJokowi Harap Perdagangan Indonesia-Spanyol Kembali NaikPresiden Jokowi Ajak Anggota G20 Perangi Terorisme
Brandconnect
Smartphone yg Membuat Usaha Lebih Lancar ” Presiden Trump. Pertama serta yg terutama, saya butuh mengemukakan salam hangat dari juta-an pecinta anda di Indonesia, ” kata Jokowi memulai penuturan dengan Trump.

Trump juga ucapkan terima kasih. Jokowi lantas meneruskan dengan menyebutkan, bila beberapa pecinta Trump di Tanah Air menantikan kehadiran Presiden AS ke-45 itu.

” Mereka cuma tertarik pada satu hal : Kapan dapat menyongsong segera Anda dengan pribadi ke Indonesia? ” lanjut Jokowi.

” Kami akan kesana. Kami akan sana. (Indonesia) itu yaitu tempat yg menginginkan saya kunjungi, ” jawab Trump.

” Saya dapat memperoleh problem serius misalnya saya tidak membawa berita baik untuk juta-an pecinta Anda di Indonesia, ” sahut Jokowi.

Sesudah itu, Jokowi juga mengemukakan apresiasinya atas kunjungan Wakil Presiden AS, Mike Pence, tiga bln. kemarin. Jokowi menyebutkan begitu menghormati Indonesia jadi satu diantara destinasi dalam lawatan utusan Negeri Adidaya itu di Asia.

” Wakil Presiden Pence menggarisbawahi prinsip Amerika Perkumpulan untuk kuatkan kemitraan strategis dengan Indonesia. Dari pojok pandang kami, kunjungannya begitu, begitu berhasil. Jadi lagi, terima kasih, ” ungkap Jokowi pada Trump.

Pertemuan bilateral Jokowi-Trump berjalan di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan itu, ke-2 kepala negara menyetujui penambahan kerja sama di bidang perdagangan serta pemberantasan terorisme.