Tewas Di Kamar Mandi Jamaah Pengajian Majelis Di Duga Sakit Mendadak

Tewas Di Kamar Mandi Jamaah Pengajian Majelis Di Duga Sakit Mendadak – Wakasatreskrim Polresta Solo, AKP Sutoyo mengemukakan, menurut hasil pengecekan, Soeripto, adalah peserta pengajian MTA (Majelis Tafsir Alquran). Jarak pada area pengajian, ialah di gedung MTA serta SMPN 5, memang sama sama bersisihan. Maka peluang pria itu meminjam toilet disana.

Sampai selanjutnya, lanjut Sutoyo, korban diketemukan oleh guru sekolah ditempat di kamar mandi. Sekarang, pihaknya udah periksa petugas keamanan MTA, Supriyadi (42).

” Mayat yg diketemukan yang barusan peserta pengajian MTA, kemungkinan meminjam toilet SMP N 5 Solo tempo hari sore. Yang barusan pagi diketemukan oleh guru sekolah, namanya pak Marjuki (65), warga Ngruki, Sukoharjo, ” jelas Sutoyo.

Menurut hasil pengecekan beberapa saksi, diraih info berkenaan rangkaian penemuan korban di kamar mandi. Awal mulanya, Marjuki ingin buang air kecil di kamar mandi sekolah lebih kurang waktu 09. 15 WIB. Lantas ia dengar air mengalir di kamar mandi sisi dengan pintu tertutup serta terkunci.

” Lantaran sangsi, ia lantas mendatangi kamar mandi itu dari kamar mandi sisi. Serta kelihatan jelas ada seorang didalam kamar mandi dengan sikap duduk diatas kloset, ” kata dia.

Menyaksikan korban itu, Marjuki lantas melaporkannya terhadap Supriyadi, yg kala itu bekerja di MTA. Tidak lama setalah itu, petugas keamanan itu mendobrak kamar mandi serta merasa korban dalam situasi udah gak bernyawa.

” Supriyadi lantas memberikan laporan penemuan mayat itu ke Polsek Banjarsari. Kami lekas menghadirkan petugas identifikasi dari Polresta Surakarta, ” ujarnya.

Sutoyo memberi tambahan, Team Inafis lantas membawa korban ke RSUD dr Moewardi. Tetapi menurut pemeriksan medis, tak diketemukan sinyal tanda terdapatnya tindak penganiayaan.

Pihaknya mengira korban menanggung derita sakit serta wafat di area sejak mulai Minggu (22/7) sore. Sehabis disemayamkan dalam rumah sakit, korban bakal diambil oleh keluarga buat dimakamkan