Warga Bandung Barat Kena Teror Pria Bersenjata Api

Warga Bandung Barat Kena Teror Pria Bersenjata Api – Perbuatan koboi di Kampung Sindangwaas, Desa Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) , pasnya di Jalan Bukit Maribaya terekam camera warganet pada Minggu (30/6) . Video berdurasi 59 detik itu yg direkam dari dalam mobil itu lantas berubah menjadi viral di social media.

Dalam siaran itu tampil tiga orang pria tengah beradu alasan pada antrean kendaraan di arah pilihan itu. Salah satunya dari mereka ada pria berbadan besar yg menenteng suatu benda yg disangka senjata api.

Asep Odik (54) , tokoh penduduk ditempat, lekas keluar dari tempat tinggalnya disaat dengar 2x suara letusan. Dia terus mengambil langkah mengarah sumber suara buat pastikan apa yg berlangsung.

” Saya tidak mengerti apa suara itu dari pistol ataulah bukan, suaranya serupa kembang api. Namun saat kembang api di sore hari. Yang pasti, waktu saya ada ada pria yg bawa pistol, ” kata Asep, Senin (1/7) .

Gak berpikir panjang, Asep lantas mendatangi pria yg menyatakan polisi itu waktu mendamprat satu orang remaja yg alami disabilitas metal. Dia mengupayakan menurunkan kemelut.

Dia mengira, insiden ini didorong sebab pelaku itu gak terima waktu remaja bernama Hamdan itu menyodorkan gelas plastik sisa air mineral ke pengendara yg lewat. ” Ia (pria berpistol) terus berteriak, ‘saya ini polisi, saya ini polisi, ini pungli’, ” ujar Asep menirukan suara pemeran.

Asep telah mengupayakan menurunkan amarah pria itu. Insiden itu rupanya gak berhenti di jalanan. Asep mengatakan pria bersenjata itu menguber Hamdan yg ketakutan sampai ke halaman tempat tinggalnya yg miliki jarak lebih kurang 30 mtr. dari tempat insiden.

” Orang itu lantas memarahi supaya Hamdan lekas pulang, saya sangka telah berhenti. Nyata-nyatanya Hamdan dikejar ke rumah saya oleh pria itu, sebab waktu itu saya sangka Hamdan lari ke tempat tinggalnya. Namun malahan sembunyi ke rumah saya, ” tuturnya.

Terus pria yg gunakan mobil itu menodongkan pistolnya ke muka Hamdan sambil memberikannya bentakan keras. ” Saya terkejut, perlakuannya seperti menguber maling saja, ” ujar Asep dengan ekspresi geram.

” Keluarga saya yg lihat gemetar semua, saya takut kalaupun sampai kelepasan dapat nyasar kemana saja (pelurunya) , ” pungkasnya memberikan tambahan.

Sebelum pergi, pria itu bawa gelas plastik yg dibawa Hamdan. ” Meskipun sebenarnya Hamdan cuma menyodorkan gelas saja dipinggir jalan, gak merintangi pemakai jalan lain serta memaksakan (buat dikasih) , namanya pun orang tak normal, kalaupun normal mungkin akan tidak demikian, ” ujar Asep.

Polsek Lembang mengerjakan penyidikan berkenaan kebenaran video perbuatan koboi yg disangka dijalankan pelaku polisi itu. ” Berkenaan video di social media di Instagram, kami masih mengerjakan penyidikan baik oleh intel atau reskrim, perubahannya bakal kami berikan setelah itu. Kami bakal bangun juga sekaligus pastikan benarkah atau hoax, ” kata Kapolsek Lembang Kompol Sutarman.