Kondom Kadaluwarsa Dapat Sebabkan Beberapa Hal Seperti Ini

Kondom Kadaluwarsa Dapat Sebabkan Beberapa Hal Seperti Ini – Kondom yakni alat kontrasepsi yang paling sederhana dan untungkan. Kecuali menghindar kehamilan, kondom juga menghindar penyakit menebar seksual. Tetapi, sempatkah Anda perhatikan terlepas kedaluwarsa kondom?

Demikian butuh untuk memperhatikan kedaluwarsa kondom untuk keamanan. Baik dari bagian kesehatan maupun kehamilan. Seksolog Dr V Raina cobalah menjelaskan bagaimana kondom kedaluwarsa bisa mengakibatkan permasalahan dalam hubungan dari mulai PMS hingga kehamilan.

Kondom terbuat dari apa?

Pada dasarnya kondom dapat di buat dari tiga tipe bahan yaitu lateks, poliuretan, atau kulit domba, melaunching web The Healthsite,

Pilihan bahan poliuretan biasanya dimanfaatkan untuk mereka yang memiliki alergi lateks. Tengah kondom yang terbuat dari kulit domba memiliki kelebihan sendiri, kondom lebih lembut dari pada keduanya. Tetapi ke-3 tipe bahan ini memiliki usia semasing.

Kondom lateks bisa bertahan hingga lima th., tergantung pada pelumasan dan spermisida. Di luar itu penyimpanannya juga diperlukan di cermati. Menyimpan kondom di ruangan yang terserang selekasnya sinar matahari akan membuatnya tdk bertahan lama. Seperti sudah disinggung lebih dahulu, kondom memiliki ketahanannya semasing, tergantung memiliki bahan dasarnya. Itu bahaya memanfaatkan kondom kedaluwarsa :

1. Kehamilan yg tidak diinginkan

Kondom umumnya dimanfaatkan untuk menghindar kehamilan, tapi kedaluwarsa akan buat kehamilan mudah berjalan. Bentuk kondom yang rapuh akan buat celah lubang kecil, kondom bocor sampai sperma mudah keluar.

2. PMS

Sama dengan dengan kehamilan. Kondom yang bocor akan buat penyakit menebar seksual mudah berjalan. Kondom kedaluwarsa akan buat ketahanan dan fleksibilitasnya alami penurunan. Ini akan buat virus mudah menebar lewat hubungan seksual.

3. Iritasi

Kondom kedaluwarsa akan buat kelamin riskan iritasi. Bahan kondom yg tidak lagi prima akan menyerang kulit kelamin, mengakibatkan ruam dan nyeri.