KPK Menyebut Wakil Bupati Bengkulu Jadi Saksi Project Infrastruktur

KPK Menyebut Wakil Bupati Bengkulu Jadi Saksi Project Infrastruktur – KPK menyebut Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi jadi saksi masalah suap project infrastruktur di Pemkab Bengkulu Selatan. Gusnan bakal disuruhi info berkaitan tersangka

” Yang berkaitan di panggil jadi saksi berkaitan DIM (Dirwan Mahmud), ” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada wartawan, Senin (9/7/2018.

KPK pada awal mulanya mengambil keputusan Dirwan jadi tersangka bersama dengan istrinya, Hendrati, juga keponakannya, Nursilawati, yang disebut kepala seksi di Dinkes Bengkulu Selatan. Mereka disangka terima suap dari kontraktor bernama Juhari.

Pemberian suap itu terkait dengan lima project infrastruktur berbentuk jalan serta jembatan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dari project dengan nilai keseluruhan Rp 750 juta itu, Dirwan memperoleh commitment fee sebesar 15 % atau Rp 112. 500. 000.

KPK menyesalkan keterlibatan keluarga Dirwan Mahmud dalam masalah sangkaan suap project infrastruktur di Pemkab Bengkulu Selatan. Keluarga yang disebut yaitu istri serta keponakan Dirwan.

” Keprihatinan yang lain yaitu KPK lihat bagaimanakah peranan anggota keluarga ikut mensupport dalam perbuatan ini. Ada istri serta keponakan yang disangka berbarengan terima uang itu, ” tutur Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (16/5).