Promosi Kuliner Daerah Masing-Masing

Promosi Kuliner Daerah Masing-Masing – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bekerja sama dengan BUMN dapat mengkampanyekan kuliner khas tradisional di berapa rest ruangan jalan tol. Maksudnya adalah untuk mempromosikan jajajan khas daerah semasing kota biar ciri khas daerah itu tdk hilang sekejap.

Ia menyebutkan ada 24 rest ruangan serta parkir yg dapat jadikan tempat arena kampanye kuliner khas daerah itu. Tempatnya menyebar dari Jakarta sampai Semarang.

” Banyak 12 yg dari Semarang ke Cikampek, 12 Cikampek hingga ke yg Jakarta. Apa yg kita perlihatkan di jalur-jalur fungsional ini sifatnya kita dapat mempromote kota-kota selama ini sebagai rest ruangan, tempat jual beli oleh-oleh serta makan, ” kata Budi terhadap wartawan di kantor Korlantas, Jl MT Haryono, Cikoko, Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2018).

Kuliner yg kedepannya dapat dipasarkan di rest ruangan itu merupakan berapa makanan khas daerah semasing seperti Brebes dengan telur asinnya, Semarang dengan Lumpia, dan tidak hanya makanan ada Pekalongan yg khas dengan batiknya.

” Kami dapat bikin kampanye kuliner yg sekarang dimana semasing kota dengan kearifan lokalnya seperti Brebes dengan ndok asin, serta Pekalongan dengan batiknya. Itu jadi satu sisi yg menyeimbangkan ritual akbar, ” ucapnya.

Tidak hanya dapat letakkan wisata kuliner, Budi juga mengemukakan biar seluruhnya rest ruangan jalan tol utk mencermati layanan rest ruangan seperti toilet, tempat beribadah serta yang lain. Utk pedagang kaki lima (PKL) di lebih kurang rest ruangan juga kedepannya dapat diberdayakan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.

” Perihal lain yg kita mintakan terhadap operator biar, menambah mutu dari semasing rest ruangan mempunyai arti apabila miliki toilet dapat tambah banyak, bersih serta dijaga dengan baik. Kita juga menganjurkan biar seluruhnya PKL yg menyebar di mana-mana disatuka. Kedepannya, kita dapat menghubungi bupati serta wali kota utk kampanye dalam kesempatan kesekian kali ini utk pro-aktif dengan kesibukan itu, ” ujar dia.