Terlibat Jaringan Narkoba, Dua PNS Di Mojokerto Di Tangkap Polisi

Terlibat Jaringan Narkoba, Dua PNS Di Mojokerto Di Tangkap Polisi – Polres Mojokerto mengamankan empat orang jaringan pengedar serta pemakai narkoba model sabu, di daerah perumahan Griya Pekukuhan Asri, Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari. Dari empat tersangka yg diamankan, dua salah satunya berstatus Pegawai Negeri sipil (PNS) Dinas Perhubungan Pemkab Mojokerto.

Mereka merupakan Khoirul Anam (37) , Sucipto (35) , PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Mojokerto, warga Dusun Kebon, Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari. Alfan Fadeli (27) warga Desa Kenanten, Kecamatan Puri serta Devid Nur Hanafi (25) warga Dusun Brenet RT 001 RW 003, Desa Watukenonggo, Kecamatan Pungging, Mojokerto.

Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto menyampaikan, penangkapan banyak tersangka berasal terdapatnya kabar terdapatnya transaksi sabu yg dilaksanakan di daerah Griya Pekukuhan Asri, Mojosari. Polisi mengamankan tersangka Khoirul Anam yg ditemui membawa sabu pada Rabu (24/1) . Dari penangkapan itu polisi laksanakan pengembangan serta sukses mengamankan tiga tersangka yang lain.

” Pertama yg kita amankan tersangka Khoirul Anam seputar waktu 19. 30 WIB, selanjutnya kita kembangkan tiga pemeran yang lain kita tangkap seputar waktu 23. 00 WIB. Dari empat tersangka, dua salah satunya berstatus PNS, ” kata AKP Sutarto, Jumat (26/1) .

Dari tangan banyak tersangka, polisi mengamankan barang untuk bukti 2, 29 gr sabu yg udah di paket dalam plastic klip, 2 buah HP, sepeda motor serta seperangkat alat pengemas sabu.

” Banyak pemeran bisa dibuktikan laksanakan transaksi jual beli narkotika model sabu serta ditemui miliki barang untuk bukti dikira narkotika model shabu. Banyak pemeran dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) Subs 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 th. 2009 perihal Narkotika. Ancaman hukumannya 5 th. penjara, ” ucap AKP Sutarto.